<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-2111983003493203616</id><updated>2012-01-15T21:07:10.525-08:00</updated><title type='text'>zainina</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://zainina.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2111983003493203616/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zainina.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>zainina</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02416140160210681559</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-iDfwB1padsU/Tvwjef2ouAI/AAAAAAAAAAg/WpE9ptGq1DM/s220/379810_247015318691121_100001479647287_720369_1820947265_n.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>5</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2111983003493203616.post-4635993388833335252</id><published>2012-01-11T18:45:00.001-08:00</published><updated>2012-01-11T18:45:49.880-08:00</updated><title type='text'>Cerpen Pendidikan - Mendulang Harta</title><content type='html'>Hari panas terik. Sang surya bersinar dengan ganasnya. Membuat ubun-ubun terasa mendidih. Aris mempercepat langkah menuju rumahnya. Akhirnya sampai juga. Dia duduk melepas lelah sambil membuka sepatunya.&lt;br /&gt;‘’Huh, lega rasanya,’’ ia menghela napas dan beranjak masuk ke dalam. Baru saja melangkahkan kaki ke dalam rumah, ia menemukan uang berserakan di lantai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;‘’Hah, uang apa pula ini Mak,’’ katanya heran. Tentu saja dia heran. Di zaman serba sulit ini uang dibiarkan berserakan di lantai begitu saja. ‘’Untung aku bukan maling yang tiba-tiba masuk ke dalam rumah,’’ pikirnya nakal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Uang punya Mak. Berikan sama Mak. Bapak mau keluar,’’ sahut bapak.&lt;br /&gt;‘’Hmm, Mak sudah punya uang sekarang. Jadi, aku bisa minta uang untuk membayar uang les dan LKS,’’ pikirnya.&lt;br /&gt;‘’Maaak, Oo Maaak,’’ panggil Aris.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;‘’Ada apa Ris. Ganggu orang saja kamu ini,’’ kata maknya jengkel.&lt;br /&gt;Lalu Aris menyerahkan uang tersebut pada maknya. Ia menjelaskan bahwa uang les dan LKS-nya belum dibayar. Sedang  pihak sekolah sudah beberapa kali menagihnya. Tapi bukannya diberi uang, dia malah dimarahi oleh maknya.&lt;br /&gt;‘’Saya heran dengan sekolah kamu itu. Banyak sekali tetek bengek yang harus dibayar. Kan ada dana BOS. Untuk apa dana BOS itu? Sudahlah, tidak usah kamu sekolah. Buang-buang uang saja. Sekarang karet itu tidak berharga, tahu?’’ Katanya dengan muka merah menyala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aris sudah menjelaskan bahwa dana BOS itu tidak mencukupi, karena sekolahnya hanya sekolah swasta dan banyak memakai tenaga honor. Tapi maknya tidak mau tahu dengan semua itu. Dia malah menyuruh Aris cari uang sendiri. Kemanakah uang kan dicarinya? Ah, Emak tak mengertilah dengan pendidikan. Padahal pendidikan itu sangat penting. Dengan pendidikan kita akan bisa menatap masa depan yang gemilang.&lt;br /&gt;‘’Buat apa kamu sekolah? Lihat itu hah, banyak yang sekolah tinggi, tapi akhirnya cuma jadi pengangguran, kan? Jadi buat apa sekolah?’’ tambah maknya lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aris lebih memilih diam dari pada menjawab omongan maknya. Ia menyayangkan kenapa maknya mempunyai pola pikir yang terbelakang seperti itu? Sekarang orang berlomba-lomba mencari ilmu, tapi mak malah melarangnya.&lt;br /&gt;‘’Mak... mak, mengapa Emak lebih suka mengumpulkan uang, beli emas, dan membanggakan diri pada orang lain dari pada menyekolahkan kami anak-anak mak. Itu akan lebih bermanfaat,’’ gumamnya dalam hati.&lt;br /&gt;Aris sudah lelah mendengarkan omelan emaknya itu. Dia keluar dan pergi entah ke mana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan si Lina, adiknya baru saja pulang dari sekolah SMP yang tidak jauh dari rumahnya. Setibanya di rumah, mak menyuruhnya mandi dan berpakaian yang bagus. Tidak biasanya mak seperti ini. Ternyata si Lina akan dilamar oleh Pak Anto duda kaya yang tinggal di desa sebelah. Tentu saja Lina menolak dengan keras semua itu. Namun, mak tetap bersikeras dengan kemauannya. Ia sama sekali tidak memikirkan bahwa anaknya itu di bawah umur untuk menikah. Apalagi akan dinikahkan dengan seorang duda. Ah, benar-benar tidak masuk akal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Emak sudah terpengaruh oleh harta. Mak bilang, ia iri pada teman-teman arisannya yang kaya dan hidup mewah. Sedangkan mak tidak punya apa-apa. Mak ingin menabung untuk menggapai semua itu. Kalian tidak usah sekolah. Hanya menambah beban saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari-hari berikutnya, Aris tak lagi bersekolah. Ia berhenti dan bergaul dengan teman-temannya yang tidak sekolah. Sebenarnya hati kecilnya selalu sedih tiap kali melihat teman-temannya bersekolah. Tapi apa mau dikata, mak sudah tidak mau lagi menyekolahkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap kali ia ikut teman-temannya dan tampaknya ia juga mulai terpengaruh oleh teman-teman baru itu. Sedangkan mak sudah tidak peduli lagi dengannya. Ia sibuk mengumpulkan harta, apalagi sekarang ia telah punya menantu kaya.&lt;br /&gt;Waktu terus berjalan. Aris semakin terjerumus dalam kehidupan yang tidak memiliki masa depan. Ia telah berubah. Hingga suatu hari dengan tergopoh-gopoh, Enda temannya Aris datang dan memberitahukan pada Emak kalau Aris ditangkap polisi tadi malam. Tapi sekarang ia dirawat di rumah sakit. Overdosis katanya. Habis pesta sabu-sabu.&lt;br /&gt;Bagai guntur di siang bolong, Emak dan bapak kaget bukan kepalang. Tapi apa mau dikata. Itu salah mereka, mereka yang menginginkan anaknya seperti itu. Mak menangis-nangis menyesali perbuatan dan siapnya yang tak mau menyekolahkan anaknya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;‘’Sudahlah Nur, mudah-mudahan Aris lekas sembuh dan kita bisa kumpul lagi seperti dulu. Akan kita bina keluarga kita. Biarlah kita hidup sederhana, asalkan hati dan keluarga kita bahagia,’’ kata Bapak dengan mata berkaca-kaca, ia berusaha menenangkan hati mak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;‘’Bapak benar, kini mari kita bina dan songsong keluarga sakinah,’’ kata mak mantap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Cerpen Tentang pendidikan &lt;/span&gt;ini adalah Karya Isra Khasyyatillah&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2111983003493203616-4635993388833335252?l=zainina.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zainina.blogspot.com/feeds/4635993388833335252/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zainina.blogspot.com/2012/01/cerpen-pendidikan-mendulang-harta.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2111983003493203616/posts/default/4635993388833335252'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2111983003493203616/posts/default/4635993388833335252'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zainina.blogspot.com/2012/01/cerpen-pendidikan-mendulang-harta.html' title='Cerpen Pendidikan - Mendulang Harta'/><author><name>zainina</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02416140160210681559</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-iDfwB1padsU/Tvwjef2ouAI/AAAAAAAAAAg/WpE9ptGq1DM/s220/379810_247015318691121_100001479647287_720369_1820947265_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2111983003493203616.post-412523787378940439</id><published>2012-01-09T17:52:00.000-08:00</published><updated>2012-01-09T17:52:12.555-08:00</updated><title type='text'>ASPEK MAKNA</title><content type='html'>&lt;h1 class="firstHeading" id="firstHeading" style="color: black; font-weight: normal;"&gt;Makna&lt;/h1&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;adalah hubungan antara lambang bunyi dengan acuannya.&lt;/div&gt;&lt;h2 style="color: black;"&gt;&lt;span class="mw-headline" id="Definisi_Psikologi"&gt;Definisi Psikologi&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;ul style="color: black;"&gt;&lt;li&gt;Makna merupakan bentuk responsi dari stimulus yang diperoleh pemeran dalam komunikasi sesuai dengan asosiasi maupun hasil belajar yang dimiliki.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;h2 style="color: black;"&gt;&lt;span class="mw-headline" id="Aspek-aspek_Makna"&gt;Aspek-aspek Makna&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;Ujaran manusia itu mengandung makna yang utuh. Keutuhan makna itu merupakan perpaduan dari empat aspek, yakni pengertian &lt;i&gt;(sense)&lt;/i&gt;, perasaan &lt;i&gt;(feeling)&lt;/i&gt;, nada &lt;i&gt;(tone)&lt;/i&gt;, dan amanat &lt;i&gt;(intension)&lt;/i&gt;. Memahami aspek itu dalam seluruh konteks adalah bagian dari usaha untuk memahami makna dalam komunikasi.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;h2 style="color: black;"&gt;&lt;span class="mw-headline" id="Jenis_Makna"&gt;Jenis Makna&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;h3 style="color: black;"&gt;&lt;span class="editsection"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="mw-headline" id="Makna_Leksikal"&gt;Makna Leksikal&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;adalah makna unsur-unsur bahasa(&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Leksem" style="color: black;" title="Leksem"&gt;leksem&lt;/a&gt;) sebagai lambang benda, peristiwa, obyek, dan lain-lain. Makna ini dimiliki unsur bahasa lepas dari penggunaan atau konteksnya. Misalnya:&lt;/div&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;ul style="color: black;"&gt;&lt;li&gt;kata tikus bermakna "binatang pengerat yang bisa menyebabkan penyakit tifus". Makna ini akan jelas dalam kalimat berikut.&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Kucing makan tikus mati.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tikus itu mati diterkam kucing.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Panen kali ini gagal akibat serangan tikus&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jika kata tikus pada ketiga kalimat di atas bermakna langsung (konseptual), maka pada kalimat berikut bermaknakiasan (asosiatif ).&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Yang menjadi tikus di kantor kami ternyata orang dalam&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;h4&gt;&lt;span class="mw-headline" id="Makna_Langsung_atau_konseptual_atau_denotatif"&gt;Makna Langsung atau &lt;a class="new" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Konseptual&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Konseptual (halaman belum tersedia)"&gt;konseptual&lt;/a&gt; atau &lt;a class="new" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Denotatif&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Denotatif (halaman belum tersedia)"&gt;denotatif&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h4&gt;makna kata atau &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Leksem" title="Leksem"&gt;leksem&lt;/a&gt; yang didasarkan atas penunjukkan yang langsung (lugas)pada suatu hal atau onyek di luar bahasa. Makna langsung atau makna lugas bersifat obyektif, karena langsung menunjuk obyeknya.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Contoh berikut secara konseptual bermakna sama, tetapisecara asosiatif bernilai rasa yang berbeda.&lt;ul&gt;&lt;li&gt;wanita = perempuan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;gadis = perawan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;kumpulan = rombongan = gerombolan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;karyawan = pegawai = pekerja&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;Berdasarkan luas tidaknya cakupan makna yang dikandungnya, makna langsung dapat dibedakan atas makna luas dan makna sempit.&lt;/div&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;h4 style="color: black;"&gt;&lt;span class="editsection"&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="mw-headline" id="Makna_Kiasan"&gt;Makna Kiasan&lt;/span&gt;&lt;/h4&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;Makna kiasan atau asosiatif adalah makna kata atau &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Leksem" style="color: black;" title="Leksem"&gt;leksem&lt;/a&gt;&lt;span style="color: black;"&gt; yang didasarkan atas perasaan atau pikiran yang timbul pada penyapa dan pesapa. Makna ini muncul sebagai akibatasosiasi perasaan pemakai bahasa terhadap leksem yangdilafalkan atau didengarnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;Dilihat dari nilai rasa yang terkandung di dalamnya, makna kiasan (asosiatif) dibedakan atas &lt;strong class="selflink"&gt;makna&lt;/strong&gt; &lt;a class="new" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Konotatif&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Konotatif (halaman belum tersedia)"&gt;konotatif&lt;/a&gt;, &lt;a class="new" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Makna_stilistik&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Makna stilistik (halaman belum tersedia)"&gt;makna stilistik&lt;/a&gt;, &lt;a class="new" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Makna_afektif&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Makna afektif (halaman belum tersedia)"&gt;makna afektif&lt;/a&gt;, &lt;a class="new" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Makna_replektif&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Makna replektif (halaman belum tersedia)"&gt;makna replektif&lt;/a&gt;, &lt;a class="new" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Makna_kolokatif&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Makna kolokatif (halaman belum tersedia)"&gt;makna kolokatif&lt;/a&gt;, dan &lt;a class="new" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Makna_idiomatis&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Makna idiomatis (halaman belum tersedia)"&gt;makna idiomatis&lt;/a&gt;.&lt;/div&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;h3 style="color: black;"&gt;&lt;span class="mw-headline" id="Makna_Struktural"&gt;Makna Struktural&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;Makna struktural adalah makna yang muncul sebagai akibat hubungan antara unsur bahasa yang satu dengan unsur bahasa yang lain dalam satuan yang lebih besar, baik yang berkaitan dengan unsur fatis maupun unsur musis. Unsur fatis adalah unsur-unsur segmental yang berupa &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Morfem" title="Morfem"&gt;morfem&lt;/a&gt;, kata, frasa, klausa, dan kalimat, sedangkan unsur musis adalah unsur-unsur bahasa yang berkaitan dengan supra-segmental seperti irama, jeda,tekanan, dan nada. Makna struktural yang berkaitan dengan unsur fatis disebut makna gramatikal, sedangkan yang berkaitan dengan unsur musis disebut makna tematis.&lt;/div&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;h4 style="color: black;"&gt; &lt;span class="mw-headline" id="Makna_Gramatikal"&gt;Makna Gramatikal&lt;/span&gt;&lt;/h4&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;Makna gramatikal adalah makna struktural yang munculsebagai akibat hubungan antara unsur-unsur gramatikal dalamsatuan gramatikal yang lebih besar. Misalnya, hubungan morfemdan morfem dalam kata, kata dan kata lain dalam frasa atauklausa, frasa dan frasa dalam klausa atau kalimat.&lt;/div&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;h4 style="color: black;"&gt; &lt;span class="mw-headline" id="Makna_Tematis"&gt;Makna Tematis&lt;/span&gt;&lt;/h4&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;Makna tematis adalah makna yang muncul sebagai akibat penyapa memberi penekanan atau fokus pembicaraan pada salahsatu bagian kalimat.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2111983003493203616-412523787378940439?l=zainina.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zainina.blogspot.com/feeds/412523787378940439/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zainina.blogspot.com/2012/01/aspek-makna.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2111983003493203616/posts/default/412523787378940439'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2111983003493203616/posts/default/412523787378940439'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zainina.blogspot.com/2012/01/aspek-makna.html' title='ASPEK MAKNA'/><author><name>zainina</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02416140160210681559</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-iDfwB1padsU/Tvwjef2ouAI/AAAAAAAAAAg/WpE9ptGq1DM/s220/379810_247015318691121_100001479647287_720369_1820947265_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2111983003493203616.post-7924307912542199226</id><published>2012-01-09T17:43:00.001-08:00</published><updated>2012-01-09T17:44:54.792-08:00</updated><title type='text'>MAKALAH PKn</title><content type='html'>&lt;br /&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;BAB I&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;PENDAHULUAN&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol start="1" style="margin-top: 0in;" type="A"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="mso-list: l2 level1 lfo1; tab-stops: list .5in;"&gt;LATAR     BELAKANG MASALAH&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="margin-left: .25in; text-align: justify; text-indent: .5in;"&gt;Politik luarnegeri suatu negara merupakan suatu pola atau skema dari cara dan tujuan secaraterbuka dan tersembunyi dalam aksi negara tertentu terhadap negara lain ataupunsekelompok negara lain, yang merupakan perpaduan dari tujuan dan kepentingannasional suatu negara. Politik luar negeri merupakan strategi dan taktik yangdigunakan oleh suatu negara dalam hubungannya dengan negara-negara lain, ataudalam arti lebih luas politik luar negeri merupakan pola perilaku yangdigunakan oleh suatu negara dalam hubungannya dengan negara-negara lain.Politik luar negeri juga berhubungan dengan proses pembuatan keputusan untukmenentukan pilihan tertentu.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-left: .25in; text-align: justify; text-indent: .5in;"&gt;Prosespelaksanaan politik luar negeri Republik Indonesia tersebut diawali denganpenetapan kebijakan dan keputusan dengan mempertimbangkan beberapa hal yangdidasarkan pada faktor-faktor nasional sebagai faktor internal, sertafaktor-faktor internasional sebagai faktor eksternal.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-left: .25in; text-align: justify; text-indent: .5in;"&gt;Suatu bangsayang merdeka tidak dengan serta merta dapat hidup sendiri tanpa bantuan darinegara lain. Untuk menjaga kelangsungan hidupnya dan mempertahankankemerdekaannya, negara tersebut membutuhkan dukungan dari negara lain.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-left: .25in; text-align: justify; text-indent: .5in;"&gt;Negara kitaharus menjadi negara yang berhak menentukan sikapnya sendiri dan memperjuangkantujuan sendiri, yaitu merdeka seutuhnya tanpa ada rongrongan dari negara lain.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-left: .25in; text-align: justify; text-indent: .5in;"&gt;Para pendiri negara kita telah meletakkan dasar-dasarperlunya negara kita mempunyai politik luar negeri yang selalu memihakkepentingan nasional. Kepentingan nasional menjadi dasar pertimbangan utamadalam penentuan kebijakan politik luar negeri Indonesia.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-left: .25in; text-align: justify; text-indent: .5in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-left: .25in; text-align: justify; text-indent: .5in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 2.5in; text-indent: .5in;"&gt;BAB II&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="margin-left: .5in; text-align: center;"&gt;PERMASALAHAN&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .5in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .5in; text-indent: .5in;"&gt;Dari latarbelakang masalah diatas dapat diambil rumusan masalah sebagai berikut:&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 1.0in; mso-list: l0 level1 lfo2; tab-stops: list 1.0in; text-indent: -.25in;"&gt;1.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Apapolitik luar negeri Indonesiaitu?&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 1.0in; mso-list: l0 level1 lfo2; tab-stops: list 1.0in; text-indent: -.25in;"&gt;2.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Bagaimanacorak politik luar negeri Indonesia?&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 1.0in; mso-list: l0 level1 lfo2; tab-stops: list 1.0in; text-indent: -.25in;"&gt;3.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Apasaja tujuan politik luar negeri Indonesia?&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;BAB III&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;PEMBAHASAN&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol start="1" style="margin-top: 0in;" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="mso-list: l3 level1 lfo3; tab-stops: list .5in;"&gt;Pengertian     politik luar negeri Indonesia&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .25in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .5in; text-indent: .25in;"&gt;Politik luarnegeri suatu negara merupakan suatu pola atau skema dari cara dan tujuan secaraterbuka dan tersembunyi dalam aksi negara tertentu terhadap negara lain ataupunsekelompok negara lain, yang merupakan perpaduan dari tujuan dan kepentingannasional suatu negara.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-left: .5in; text-indent: .25in;"&gt;Suatu bangsa yang merdeka tidakdengan serta merta dapat hidup sendiri tanpa bantuan dari negara lain. Untukmenjaga kelangsungan hidupnya dan mempertahankan kemerdekaannya, negaratersebut membutuhkan dukungan dari negara lain. Nah, untuk mendapatkan dukungantersebut, suatu negara harus mengadakan hubungan yang baik dengan negara lain.Misalnya, ketika awal berdirinya negara Kesatuan republik Indonesia, untukmemperoleh pengakuan dan dukungan dari negara lain terhadap kemerdekaannya,para pendiri negara kita mengadakan hubungan dengan Australia, Amerika Serikat,Belgia, Mesir dan sebagainya. Alhasil,negara kita dapat berdiri dengan tegakdan mempertahankan kemerdekaanya sampai sekarang.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-left: .5in; text-indent: .5in;"&gt;Hubungan yang dilakukan oleh suatunegara dengan negara lain, tentu saja tidak bisa dilepaskan dengan kebijakanpolitik luar negeri negara yang bersangkutan. Nah, untuk memahami hakikat darikebijakan politik luar negeri suatu negara termasuk Indonesia, perlu dipahamami duludefinisi atau pengertian dari politik luar negeri seperti di bawah ini:&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-left: 1.0in;"&gt;1. Politik luar negeri adalah strategi dan taktikyang digunakan oleh suatu negara dalam berhubungan dengan negara lain.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-left: 1.0in;"&gt;2. Politik luar negeri merupakan kumpulankebijaksanaan atau setiap yang ditetapkan oleh suatu negara untuk mengaturhubungan dengan negara lain untuk yang ditujukan untuk kepentingan nasional.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-left: 1.0in;"&gt;3. Politik luar negeri merupakan penjabaran daripolitik nasional, sedangkan politik nasional merupakan penjabaran untuk darikepentingan nasional atau tujuan negara yang bersangkutan.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-left: .5in; text-indent: .5in;"&gt;Jadi, pada dasarnya politik luarnegeri merupakan&amp;nbsp; strategi untuk melaksanakan kepentingan nasional atautujuan negara yang ada kaitannya dengan negara lain.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-left: .5in; text-indent: .5in;"&gt;Dengan demikian dapat disimpulkanbahwa kebijakan politik luar negeri suatu negara merupakan seperangkat carayang dilakukan oleh suatu negara untuk mengadakan hubungan dengan negara laindengan tujuan untuk tercapainya tujuan negara serta kepentingan nasional negarayang bersangkutan.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-left: .5in; mso-list: l3 level1 lfo3; tab-stops: list .5in; text-indent: -.25in;"&gt;2.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Corakpolitik luar negeri Indonesia&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-left: .5in; text-indent: .25in;"&gt;Pada awal pendirian negaraRepublik Indonesia,kita dihadapkan pada satu situasi dunia yang dikuasai oleh dua kekuatan negaraadidaya sebagai akibat dari&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; PerangDunia II. Dua kekuatan tersebut adalah blok barat di bawah kendali AmerikaSerikat dengan mengusung ideologi liberal, sedangkan kekuatan lainnya dikuasaioleh blok timur yang dipimpin oleh Uni Soviet dengan mengusung ideologikomunis. Kenyataan ini sangat berpengaruh kepada negara Indonesia yang baru saja merdeka dan tengahberupaya keras mempertahankan kemerdekaanya dari rongrongan Belanda yang inginkembali menjajah Indonesia.Kondisi demikian mau tidak mau memaksa bangsa Indonesia untuk menentukansikapnya, walaupun usianya masih sangat muda. Sikap bangsa Indonesia tersebut tertuang dalam rumusanpolitik luar negeri Indonesia.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-left: .5in; text-indent: .5in;"&gt;Pemerintah Indonesia yang pada waktuitu dipimpin oleh Ir. Soekarno dan Drs. Muhammad Hatta pada tanggal 2 September1948 di hadapan Badan Pekerja Komite Nasional Indonesia Pusat mengumumkanpendirian politik luar negeri Indonesia yang antara lain berbunyi”…&lt;i&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;tetapi mestikah kita,bangsa Indonesia yang memperjuangkan kemerdekaan bangsa dan negara kita hanyaharus memilih antara pro-Rusia atau pro-Amerika? Apakah tak ada pendirian lainyang harus kita ambil dalam mengejar cita-cita kita?”.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-left: .5in; text-indent: .5in;"&gt;Pemerintah Indonesia pada waktu ituberpendapat bahwa pendirian yang harus diambil tidak menjadikan negara kitaterjebak dalam kepentingan dua blok tersebut, negara kita tidak mau menjadisasaran dalam pertarungan politik antara dua blok tersebut. Negara kita harusmenjadi negara yang berhak menentukan sikapnya sendiri dan memperjuangkantujuan sendiri, yaitu merdeka seutuhnya tanpa ada rongrongan dari negara lain.Kemudian, masih pada tanggal 2 September 1948 pemerintah Indonesia mengemukakan pokok-pokok yang mejadidasar politik luar negeri Indonesia,yaitu:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-indent: .5in;"&gt;a. Negara Indonesia menjalankan politik damai.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-left: .5in;"&gt;b. Negara Indonesia bersahabat dengan segala bangsaatas dasar saling menghargai dengan tidak mencampuri soal susunan dan corakpemerintahan negeri masingmasing.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-left: .5in;"&gt;c. Negara Indonesia memperkuat sendi-sendi hukuminternasional dan organisasi internasional untuk menjamin perdamaian yangkekal.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-left: .5in;"&gt;d. Negara Indonesia berusaha mempermudah jalannyapertukaran pembayaran internasional.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-left: .5in;"&gt;e. Negara Indonesia membantu pelaksanaan keadilansosial internasional dengan berpedoman kepada Piagam PBB.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-left: .5in;"&gt;f. Negara Indonesia dalam lingkungan PBB berusahamenyokong perjuangan kemerdekaan bangsa-bangsa yang masih dijajah.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-left: .5in; text-indent: .5in;"&gt;Keenam hal di atas mempertegaspendirian bahwa Indonesiayang tidak mau dijadikan sasaran oleh salah satu kekuatan blok tersebut. BangsaIndonesiadengan penuh percaya diri dan keyakinan sanggup menjadi salah satu subjekkekuatan politik dunia, dengan tidak memihak kepada salah satu blok, tidakmelakukan campur tangan terhadap urusan negara lain dan ikut serta dalam melaksanakanketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilansosial. Dengan pertimbangan tersebut, Indonesia menetapkan bahwa politikluar negerinya merupakan politik luar negeri yang bebas aktif yang diabdikanbagi kepentingan nasional.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="margin-left: .5in; text-indent: .5in;"&gt;Dengan demikian, corak politikluar negeri Indonesiaadalah bebas aktif. Bebas, artinya sebagai berikut:&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-left: .5in;"&gt;a. Indonesiatidak memihak kepada kekuatan-kekuatan yang pada dasarnya tidak sesuai dengankepribadian bangsa Indonesiasebagaimana dicerminkan dalam Pancasila.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-left: .5in;"&gt;b. Kebebasan Indonesia sebagai akibat darikemerdekaan dan kedaulatannya, tetapi kebebasan itu harus diabdikan kepadatujuan yang terkandung dalam ideologi dan UUD negara kita.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-left: .5in;"&gt;c. Bebas tidak berarti kebebasan untuk menentukansikap apapun, tetapi sikap yang didasarkan atas ideologi Pancasila dan UUD1945.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-left: .5in; text-indent: .5in;"&gt;Aktif artinya dalam menjalankankebijakan luar negerinya Indonesiatidak bersifat Pasif reaktif atas kejadian internasional, tetapi melakukankomitmen secara aktif dalam memperjuangkan ketertiban dan perdamaian dunia.Kemudian dalam merumuskan politik luar negerinya, Indonesia selalu memperhatikanfaktor-faktor berikut ini:&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-left: .5in;"&gt;a. Posisi geografis&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-left: .5in;"&gt;b. Sejarah perjuangan bangsa&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-left: .5in;"&gt;c. Jumlah penduduk&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-left: .5in;"&gt;d. Kekayaan alam&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-left: .5in;"&gt;e. Kekuatan militer&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-left: .5in;"&gt;f. Situasi internasional&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-left: .5in;"&gt;g. Kualitas diplomasi&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-left: .5in;"&gt;h. Pemerintahan yang bersih&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-left: .5in;"&gt;i. Kepentingan nasional&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-left: .5in; mso-list: l3 level1 lfo3; tab-stops: list .5in; text-indent: -.25in;"&gt;3.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Tujuanpolitik luar negeri Indonesia&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-left: .5in; text-indent: .5in;"&gt;Parapendiri negara kita telah meletakkan dasar-dasar perlunya negara kita mempunyaipolitik luar negeri yang selalu memihak kepentingan nasional. Kepentingannasional menjadi dasar pertimbangan utama dalam penentuan kebijakan politikluar negeri Indonesia.Politik luar negeri Indonesiaadalah pencerminan dari tujuan nasional bangsa kita yang tercantum dalampembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 alineakeempat, yaitu:&lt;/div&gt;&lt;div style="tab-stops: 88.5pt;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/div&gt;&lt;div style="margin-left: .5in;"&gt;a. Melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-left: .5in;"&gt;b. Memajukan kesejahteraan umum&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-left: .5in;"&gt;c. Mencerdaskan kehidupan bangsa&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-left: .5in;"&gt;d. Ikut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkankemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-left: .5in; text-indent: .5in;"&gt;Rumusan politik luar negeri Indonesiayang bersifat bebas aktif ini, pelaksanaannya tidak boleh bertentangan dengantujuan nasional. Berkaitan dengan hal tersebut, berikut ini dikemukakan tujuandari politik luar negeri Indonesia,yaitu:&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-left: .5in;"&gt;a. Pembentukan satu negara Republik Indonesiayang berbentuk negara kesatuan dan negara kebangsaan yang demokratis.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-left: .5in;"&gt;b. Pembentukan satu masyarakat yang adil dan makmursecara material ataupun spiritual dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-left: .5in;"&gt;c. Pembentukan satu Persahabatan yang baik antaraRepublik Indonesia dan semua negara di dunia, terutama sekali dengannegara-negara Afrika dan Asia atas dasar bekerjasama membentuk satu dunia baruyang bersih dari penjajahandan penindasan menuju perdamaian dunia yangsempurna.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-left: .5in; text-indent: .5in;"&gt;Berkaitan dengan dengan tujuanpolitik luar negeri Indonesiayang bebas aktif&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;, &lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;Muhammad Hatta&lt;/span&gt; &lt;/b&gt;merumuskannyasebagai berikut:&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-left: .5in;"&gt;a. Mempertahankan kemerdekaan bangsa dan menjagakeselamatan negara.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-left: .5in;"&gt;b. Memperoleh barang-barang yang diperlukan dariluar untuk memperbesar&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-left: .5in;"&gt;kemakmuran rakyat, apabila barang-barang itu tidakatau belum dihasilkan sendiri.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-left: .5in;"&gt;c. Meningkatkan perdamaian internasional karenahanya dalam keadaan damai, Indonesiadapat membangun dan memperoleh syarat-syarat yang diperlukan untuk memperbesarkemakmuran rakyat.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-left: .5in;"&gt;d. Meningkatkan persaudaraan segala bangsa sebagaipelaksanaan cita-cita yang tersimpul di dalam Pancasila, dasar dan filsafatnegara kita.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-left: 1.0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-left: 1.0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-left: 1.0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" style="margin-left: 1.0in; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" style="margin-left: 1.0in; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" style="margin-left: 1.0in; text-align: center;"&gt;BAB IV&lt;/div&gt;&lt;div align="center" style="margin-left: 1.0in; text-align: center;"&gt;PENUTUP&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-left: 1.25in; mso-list: l1 level1 lfo4; tab-stops: list 1.25in; text-indent: -.25in;"&gt;A.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Simpulan&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-left: 1.25in; text-indent: .25in;"&gt;Politik luar negeri suatunegara merupakan suatu pola atau skema dari cara dan tujuan secara terbuka dantersembunyi dalam aksi negara tertentu terhadap negara lain ataupun sekelompoknegara lain, yang merupakan perpaduan dari tujuan dan kepentingan nasionalsuatu negara.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-left: 1.25in; text-indent: .25in;"&gt;Dalam corak politik luar negeripemerintah Indonesiapada waktu itu berpendapat bahwa pendirian yang harus diambil tidak menjadikannegara kita terjebak dalam kepentingan dua blok tersebut, negara kita tidak maumenjadi sasaran dalam pertarungan politik antara dua blok tersebut.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-left: 1.25in; text-indent: .25in;"&gt;Adapun tujuan politik luarnegerinya tercantum dalam pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesiatahun 1945 alinea keempat.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-left: 1.0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-left: 1.0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-left: 1.0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-left: 1.0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center" style="margin-left: 1.0in; text-align: center;"&gt;DAFTAR PUSTAKA&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-left: 1.75in; mso-list: l1 level2 lfo4; tab-stops: list 1.75in; text-indent: -.25in;"&gt;1)&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Komalasari,Kokom, 2009, &lt;i&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;PendidikanKewarganegaraan : Untuk SD/MI kelas 6&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;, Jakarta : Pusat Perbukuan DepartemenPendidikan Nasional, h. 83 – 88.&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;a href="http://www.ideelok.com/politik/politik-luar-negeri-bebas-aktif-republik-indonesia"&gt;&lt;span style="color: windowtext; text-decoration: none;"&gt;http://www.ideelok.com/politik/politik-luar-negeri-bebas-aktif-republik-indonesia&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2111983003493203616-7924307912542199226?l=zainina.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zainina.blogspot.com/feeds/7924307912542199226/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zainina.blogspot.com/2012/01/makalah-pkn.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2111983003493203616/posts/default/7924307912542199226'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2111983003493203616/posts/default/7924307912542199226'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zainina.blogspot.com/2012/01/makalah-pkn.html' title='MAKALAH PKn'/><author><name>zainina</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02416140160210681559</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-iDfwB1padsU/Tvwjef2ouAI/AAAAAAAAAAg/WpE9ptGq1DM/s220/379810_247015318691121_100001479647287_720369_1820947265_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2111983003493203616.post-7518959137313033811</id><published>2012-01-08T20:35:00.001-08:00</published><updated>2012-01-08T20:35:36.692-08:00</updated><title type='text'>CONTOH STATEGI PEMBELAJARAN</title><content type='html'>&lt;!--[if !mso]&gt;&lt;style&gt;v\:* {behavior:url(#default#VML);}o\:* {behavior:url(#default#VML);}w\:* {behavior:url(#default#VML);}.shape {behavior:url(#default#VML);}&lt;/style&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt; &lt;w:WordDocument&gt;  &lt;w:View&gt;Normal&lt;/w:View&gt;  &lt;w:Zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;  &lt;w:PunctuationKerning/&gt;  &lt;w:ValidateAgainstSchemas/&gt;  &lt;w:SaveIfXMLInvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;  &lt;w:IgnoreMixedContent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;  &lt;w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;  &lt;w:Compatibility&gt;   &lt;w:BreakWrappedTables/&gt;   &lt;w:SnapToGridInCell/&gt;   &lt;w:WrapTextWithPunct/&gt;   &lt;w:UseAsianBreakRules/&gt;   &lt;w:DontGrowAutofit/&gt;  &lt;/w:Compatibility&gt; &lt;/w:WordDocument&gt;&lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt; &lt;w:LatentStyles DefLockedState="false" LatentStyleCount="156"&gt; &lt;/w:LatentStyles&gt;&lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt;&lt;style&gt; /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; mso-para-margin:0in; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:10.0pt; font-family:"Times New Roman"; mso-ansi-language:#0400; mso-fareast-language:#0400; mso-bidi-language:#0400;}&lt;/style&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 14.0pt; line-height: 115%; mso-ansi-language: IN;"&gt;STRATEGI PEMBELAJARAN READING ALOUD&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 14.0pt; line-height: 115%; mso-ansi-language: IN;"&gt;(MEMBACA KERAS)&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 14.0pt; line-height: 115%; mso-ansi-language: IN;"&gt;PADA MATA PELAJARAN IPA KELAS VSEMESTER II&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 14.0pt; line-height: 115%; mso-ansi-language: IN;"&gt;DISUSUN UNTUK MEMENUHI SALAH SATU TUGAS&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 14.0pt; line-height: 115%; mso-ansi-language: IN;"&gt;MATA KULIAH STRATEGI BELAJAR MENGAJAR&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 14.0pt; line-height: 115%; mso-ansi-language: IN;"&gt;DISUSUN OLEH&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 14.0pt; line-height: 115%; mso-ansi-language: IN;"&gt;ZAININA AINUN&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 14.0pt; line-height: 115%; mso-ansi-language: IN;"&gt;40210166&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Lucida Calligraphy&amp;quot;; font-size: 14.0pt; line-height: 115%; mso-no-proof: yes;"&gt;&lt;img height="248" src="file:///C:/DOCUME%7E1/BROTHE%7E1/LOCALS%7E1/Temp/msohtml1/01/clip_image002.jpg" width="232" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 14.0pt; line-height: 115%; mso-ansi-language: IN;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 14.0pt; line-height: 115%; mso-ansi-language: IN;"&gt;PROGRAM STUDI PGSD 1&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 14.0pt; line-height: 115%; mso-ansi-language: IN;"&gt;SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMUPENDIDIKAN&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 14.0pt; line-height: 115%; mso-ansi-language: IN;"&gt;STKIP ISLAM BUMIAYU&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .25in;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 115%; mso-ansi-language: IN;"&gt;READING ALOUD (MEMBACA KERAS)&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="margin-left: .25in; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .25in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 115%; mso-ansi-language: IN;"&gt;Matapelajaran&lt;span style="mso-tab-count: 2;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;: IlmuPengetahuan Alam (IPA)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .25in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 115%; mso-ansi-language: IN;"&gt;Kelas/semester&lt;span style="mso-tab-count: 2;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;: V/II&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .25in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 115%; mso-ansi-language: IN;"&gt;Kompetensidasar&lt;span style="mso-tab-count: 2;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;:&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 115%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 115%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Mendeskripsikansifat-sifat cahaya&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 115%; mso-ansi-language: IN;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpFirst" style="mso-list: l6 level1 lfo1; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 115%; mso-ansi-language: IN; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;A.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 115%; mso-ansi-language: IN;"&gt;LatarBelakang&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 115%; mso-ansi-language: IN;"&gt;&lt;span style="mso-tab-count: 1;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Strategi ini adalah sebuah daftaryang memfokuskan perhatian peserta didik tentang butir-butir penting yangdipelajari dan disimak melalui membaca dan menilai tingkat kepandaian pesertadidik serta menggambarkan butir-butir penting yang dipelajari.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 115%; mso-ansi-language: IN;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="mso-list: l6 level1 lfo1; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 115%; mso-ansi-language: IN; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;B.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 115%; mso-ansi-language: IN;"&gt;Deskripsi&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 115%; mso-ansi-language: IN;"&gt;&lt;span style="mso-tab-count: 1;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Strategi ini dapat membantu pesertadidik dalam berkonsentrasi, mengajukan pertanyaan, dan menggugah diskusi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="mso-list: l6 level1 lfo1; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 115%; mso-ansi-language: IN; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;C.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 115%; mso-ansi-language: IN;"&gt;Tujuan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: .75in; mso-add-space: auto; mso-list: l3 level1 lfo2; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 115%; mso-ansi-language: IN; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;1.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 115%; mso-ansi-language: IN;"&gt;Pesertadidik dapat meningkatkan kecakapan membaca dalam menyimak&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: .75in; mso-add-space: auto; mso-list: l3 level1 lfo2; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 115%; mso-ansi-language: IN; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;2.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 115%; mso-ansi-language: IN;"&gt;Mengembangkankemampuan berkonsentrasi&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: .75in; mso-add-space: auto; mso-list: l3 level1 lfo2; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 115%; mso-ansi-language: IN; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;3.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 115%; mso-ansi-language: IN;"&gt;Mempelajarifakta-fakta ilmu pengetahuan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: .75in; mso-add-space: auto; mso-list: l3 level1 lfo2; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 115%; mso-ansi-language: IN; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;4.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 115%; mso-ansi-language: IN;"&gt;Mempelajarikonsep-konsep dan teori-teori&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: .75in; mso-add-space: auto; mso-list: l3 level1 lfo2; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 115%; mso-ansi-language: IN; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;5.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 115%; mso-ansi-language: IN;"&gt;Meningkatkankecakapan menghafal dan memberikan ilustrasi contoh dari bacaan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: .75in; mso-add-space: auto;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="mso-list: l6 level1 lfo1; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 115%; mso-ansi-language: IN; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;D.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 115%; mso-ansi-language: IN;"&gt;Langkah-langkah&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: .75in; mso-add-space: auto; mso-list: l5 level1 lfo3; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 115%; mso-ansi-language: IN; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;1.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 115%; mso-ansi-language: IN;"&gt;Pesertadidik memilih teks yang cukup menarik untuk dijelaskan secara keras.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: .75in; mso-add-space: auto; mso-list: l5 level1 lfo3; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 115%; mso-ansi-language: IN; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;2.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 115%; mso-ansi-language: IN;"&gt;Beri tandapoin-poin yang menarik untuk didiskusikan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: .75in; mso-add-space: auto; mso-list: l5 level1 lfo3; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 115%; mso-ansi-language: IN; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;3.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 115%; mso-ansi-language: IN;"&gt;Ketikabacaan sedang berlangsung, berhentilah pada beberapa tempat untuk menekankanarti penting-penting&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: .75in; mso-add-space: auto; mso-list: l5 level1 lfo3; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 115%; mso-ansi-language: IN; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;4.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 115%; mso-ansi-language: IN;"&gt;Akhiriproses dengan bertanya kepada peserta didik untuk didiskusikan danmengilustrasikan gambaran suatu &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: .75in; mso-add-space: auto;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="mso-list: l6 level1 lfo1; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 115%; mso-ansi-language: IN; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;E.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 115%; mso-ansi-language: IN;"&gt;Materi&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpLast" style="line-height: normal; margin-left: .75in; mso-add-space: auto; mso-list: l1 level1 lfo8; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings; font-size: 12.0pt; mso-bidi-font-family: Wingdings; mso-fareast-font-family: Wingdings;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;v&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Sifat-Sifat Cahaya&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-left: .5in; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Cahaya mempunyaisifat-sifat tertentu. Sifat-sifat cahaya banyak manfaatnya bagi kehidupan. &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-ansi-language: IN; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-left: .5in; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol start="1" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: normal; mso-list: l2 level1 lfo4; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; tab-stops: list .5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-bidi-font-weight: bold; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Cahaya Merambat Lurus&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-left: .75in; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Saat berjalan dikegelapan, kamu memerlukan senter. Ketika senter kamu nyalakan, bagaimana arahrambatan cahaya yang keluar dari senter tersebut? Cahaya dari lampu senter arahrambatannya menurut garis lurus. Benarkah cahaya merambat lurus?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol start="2" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: normal; mso-list: l4 level1 lfo5; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; tab-stops: list .5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-bidi-font-weight: bold; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Cahaya Dapat Dipantulkan&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-left: .75in; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Pemantulan cahayaada dua jenis yaitu &lt;span style="mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;pemantulan baur &lt;/span&gt;(pemantulandifus) dan &lt;span style="mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;pemantulan teratu&lt;/span&gt;r.Pemantulan baur terjadi apabila cahaya mengenai permukaan yang kasar atau tidakrata. Pada pemantulan ini, sinar pantul arahnya tidak beraturan. Sementara itu,pemantulan teratur terjadi jika cahaya mengenai permukaan yang rata, licin, danmengilap. Permukaan yang mempunyai sifat seperti ini misalnya cermin.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-left: .75in; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Pada pemantulanini sinar pantul memiliki arah yang teratur. Bayangan anak di awal bab initerjadi karena pemantulan teratur. Cermin merupakan salah satu benda yangmemantulkan cahaya. Berdasarkan bentuk permukaannya ada cermin datar dan cerminlengkung. Cermin lengkung ada dua macam, yaitu cermin cembung dan cermincekung.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol start="3" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: normal; mso-list: l7 level1 lfo6; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; tab-stops: list .5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-bidi-font-weight: bold; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Cahaya Dapat Dibiaskan&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-left: .75in; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Apabila cahayamerambat melalui dua zat yang kerapatannya berbeda, cahaya tersebut akandibelokkan. Peristiwa pembelokan arah rambatan cahaya setelah melewati mediumrambatan yang berbeda disebut &lt;span style="mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;pembiasan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: normal; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;table align="left" border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" class="MsoNormalTable" style="width: 7px;"&gt; &lt;tbody&gt;&lt;tr style="height: 7.5pt; mso-yfti-firstrow: yes; mso-yfti-irow: 0;"&gt;  &lt;td style="height: 7.5pt; padding: 0in 0in 0in 0in;"&gt;  &lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; mso-element-anchor-horizontal: column; mso-element-anchor-vertical: paragraph; mso-element-frame-hspace: 2.25pt; mso-element-wrap: around; mso-element: frame; mso-height-rule: exactly; mso-line-height-alt: 7.5pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;&lt;tr style="mso-yfti-irow: 1; mso-yfti-lastrow: yes;"&gt;  &lt;td style="padding: 0in 0in 0in 0in;"&gt;  &lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; mso-element-anchor-horizontal: column; mso-element-anchor-vertical: paragraph; mso-element-frame-hspace: 2.25pt; mso-element-wrap: around; mso-element: frame; mso-height-rule: exactly;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;td style="padding: 0in 0in 0in 0in;"&gt;  &lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; mso-element-anchor-horizontal: column; mso-element-anchor-vertical: paragraph; mso-element-frame-hspace: 2.25pt; mso-element-wrap: around; mso-element: frame; mso-height-rule: exactly;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;ol start="4" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: normal; mso-list: l8 level1 lfo7; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; tab-stops: list .5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-bidi-font-weight: bold; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Cahaya Dapat Diuraikan&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpFirst"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 115%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Pelangiterjadi karena peristiwa penguraian cahaya (dispersi). Dispersi merupakanpenguraian cahaya putih menjadi berbagai cahaya berwarna. Cahaya matahari yangkita lihat berwarna putih. Namun, sebenarnya cahaya matahari tersusun atasbanyak cahaya berwarna. Cahaya matahari diuraikan oleh titik-titik air di awansehingga terbentuk warna-warna pelangi&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 115%; mso-ansi-language: IN;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: .75in; mso-add-space: auto;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="mso-list: l6 level1 lfo1; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 115%; mso-ansi-language: IN; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;F.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 115%; mso-ansi-language: IN;"&gt;Simpulandan saran&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 1.0in; mso-add-space: auto; mso-list: l0 level1 lfo9; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Symbol; font-size: 12.0pt; line-height: 115%; mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-family: Symbol; mso-fareast-font-family: Symbol;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;·&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 115%; mso-ansi-language: IN;"&gt;Simpulan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 1.0in; mso-add-space: auto;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 115%; mso-ansi-language: IN;"&gt;Menggunakan strategi membaca keras ini bisa dikatakanmudah dan dapat dipahami untuk membayangkan contoh ilustrasi dari teori yangdijelaskan dan berkonsentrasi serta menggugah diskusi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 1.0in; mso-add-space: auto; mso-list: l0 level1 lfo9; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Symbol; font-size: 12.0pt; line-height: 115%; mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-family: Symbol; mso-fareast-font-family: Symbol;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;·&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 115%; mso-ansi-language: IN;"&gt;Saran&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpLast" style="margin-left: 1.0in; mso-add-space: auto;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 115%; mso-ansi-language: IN;"&gt;Stategi ini cocok untuk memulai pembelajaran sehinggapeserta didik akan terfokus perhatiannya kepada istilah, konsep yang akan dikembangkan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2111983003493203616-7518959137313033811?l=zainina.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zainina.blogspot.com/feeds/7518959137313033811/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zainina.blogspot.com/2012/01/contoh-stategi-pembelajaran.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2111983003493203616/posts/default/7518959137313033811'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2111983003493203616/posts/default/7518959137313033811'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zainina.blogspot.com/2012/01/contoh-stategi-pembelajaran.html' title='CONTOH STATEGI PEMBELAJARAN'/><author><name>zainina</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02416140160210681559</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-iDfwB1padsU/Tvwjef2ouAI/AAAAAAAAAAg/WpE9ptGq1DM/s220/379810_247015318691121_100001479647287_720369_1820947265_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2111983003493203616.post-8522385717738222392</id><published>2011-12-29T00:45:00.001-08:00</published><updated>2012-01-09T17:42:18.175-08:00</updated><title type='text'>aku tak mengerti..</title><content type='html'>&lt;div class="mbl notesBlogText clearfix"&gt;&lt;div&gt;sesaat kmudian...aq menangis...&lt;br /&gt;aq tak mengerti apa maksud hati...:'(&lt;br /&gt;keegoisan berbuah di hatiku...&lt;br /&gt;kerinduan berubah menjadi beku.&lt;br /&gt;aq tak ingin pulang...:'(&lt;br /&gt;aq tak mengerti,apa mauku..&lt;br /&gt;dalam waktu hitungan detik aq tertampar kata2 yang membuat aq sakit.&lt;br /&gt;hanya sebuah bacaan kalimat dunia maya,&lt;br /&gt;aq terdiam....,apa maksudnya?????&lt;br /&gt;huft...,serasa dalam lingkar duri...&lt;br /&gt;aq tak ingin pulang...:'(&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2111983003493203616-8522385717738222392?l=zainina.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zainina.blogspot.com/feeds/8522385717738222392/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zainina.blogspot.com/2011/12/aku-tak-mengerti.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2111983003493203616/posts/default/8522385717738222392'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2111983003493203616/posts/default/8522385717738222392'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zainina.blogspot.com/2011/12/aku-tak-mengerti.html' title='aku tak mengerti..'/><author><name>zainina</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02416140160210681559</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-iDfwB1padsU/Tvwjef2ouAI/AAAAAAAAAAg/WpE9ptGq1DM/s220/379810_247015318691121_100001479647287_720369_1820947265_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
